POCARI SWEAT Lunar Dream Project

Jakarta, 19 Februari 2016 – Sejak zaman dahulu, telah dikatakan bahwa bulan memiliki dampak yang signifikan terhadap bioritme manusia. Pencarian ruang membuat kita merefleksikan asal-usul kehidupan manusia. Ketika kita melihat kembali bumi dari bulan, apa yang akan kita lihat? Sebagai peneliti tentang tubuh manusia, POCARI SWEAT sangat antusias pada prospek bagaimana pemandangan bumi dari permukaan bulan.

Baru-baru ini secara mengejutkan sebuah penemuan tentang bulan telah ditemukan, pada akhir tahun 2009, National Aeronautics and Space Administration (NASA) menemukan bukti tanda-tanda adanya air di bulan, ditemukan bahwa air ada di permukaan bulan dan memiliki komposisi yang sama seperti air di Bumi. Menindak lanjuti penemuan tersebut, POCARI SWEAT segera menyusun misi untuk menjadi minuman pertama yang mendarat di bulan.

Sampai saat ini, akses ke ruang angkasa masih terbatas pada beberapa mereka yang terpilih saja (Astronot, Peneliti, dan beberapa Negara). Tapi sejarah akan segera ditulis ulang. Otsuka Pharmaceutical Co., Ltd dari sektor swasta akan mencoba melakukan perjalanan ruang angkasa ke permukaan bulan yang akhirnya akan menjadi kenyataan di tahun 2016. Sebagai minuman yang begitu familiar untuk masyarakat kebanyakan, POCARI SWEAT bertujuan untuk memproklamirkan diterbitkannya era antariksa baru ini kepada dunia dengan menandai langkah pertama tersebut.

Dengan menggunakan perangkat sains dan teknologi yang paling mutakhir, Otsuka Pharmaceutical Co., Ltd selaku produsen minuman isotonik POCARI SWEAT bekerja sama dengan Astroscale sebagai pakar desain dan teknologi antariksa serta didukung pula oleh pihak-pihak lainnya akan mewujudkan proyek tersebut. Masing-masing pihak yang memiliki kapabilitas berbasis sains dan teknologi bekerja keras dalam mempersiapkan peluncuran POCARI SWEAT ke bulan melalui sebuah proyek yang diberi nama Lunar Dream Project.

Peluncuran POCARI SWEAT ke bulan diharapkan dapat menjadi inspirasi untuk memajukan sains kepada masyarakat luas, khususnya generasi muda di Indonesia. Daniel Pieter, Head of  Marketing Pocari Sweat menjelaskan “Lunar Dream Project, selain bertujuan mengantar POCARI SWEAT ke bulan, misi ini diharapkan dapat menginspirasi masyarakat khususnya generasi muda agar berani bermimpi dan mewujudkannya, khususnya di bidang sains dan teknologi,”. Daniel menambahkan, “Sains dan teknologi merupakan perangkat vital yang memungkinkan Lunar Dream Project terwujud. Kami berharap suatu hari nanti, salah satu anak Indonesia dapat terbang ke bulan dan menikmati POCARI SWEAT di sana”.

Nobu Okada, Founder & CEO Astroscale sebagai pihak yang memimpin keseluruhan desain dan manajemen teknologi Lunar Dream Project, menjelaskan bahwa POCARI SWEAT dibawa oleh pesawat tanpa awak moon lander “Griffin” yang rencananya akan menempuh perjalanan dari bumi ke bulan sejauh lebih kurang 380.000 km. POCARI SWEAT yang dikirimkan ke bulan berbentuk bubuk yang disimpan dalam time capsule yang dirancang khusus untuk misi ini. “Kapsul tersebut didesain dengan teknologi khusus menyerupai kaleng POCARI SWEAT yang dapat bertahan untuk jangka waktu lama dalam ekosistem di bulan. Rencananya, time capsule POCARI SWEAT dijadwalkan meluncur ke bulan pada musim panas 2016,” jelasnya.

POCARI SWEAT akan terus mendukung eksplorasi ruang angkasa melalui berbagai prakarsa. POCARI SWEAT ingin mendorong mimpi anak-anak, tidak hanya di Jepang dan Indonesia, tapi juga di seluruh Asia, dan bahkan dunia di mana eksplorasi ruang angkasa terus meningkat. Tujuan dari proyek ini tidak berakhir ketika Dream Capsule mendarat di bulan. Sebaliknya, itu akan menandai awal dari era antariksa baru dan menginspirasi anak-anak untuk memimpikan ruang angkasa.

“Banyak hal yang dapat dilakukan oleh manusia untuk peradabannya dengan memaksimalkan pengetahuan sains. Oleh karena itu, saya mengajak anak-anak muda di Indonesia untuk terus giat belajar, khususnya sains, agar dapat berbuat lebih banyak lagi, tidak hanya bagi diri sendiri tetapi bangsa, negara, bahkan dunia ini. Lunar Dream Project adalah sebuah bukti nyata dari POCARI SWEAT bagaimana sains dapat membuat manusia melangkah jauh dalam kehidupan ini,” kata Firly Savitri, Pendiri Ilmuwan Muda Indonesia.